KOMPAS.com - Saat sedang tidak enak badan atau sakit, mulut kita acapkali terasa pahit. Mulut terasa pahit saat sakit ini tak jarang membuat penderita kehilangan nafsu makan dan tidak nyaman. Perubahan di indra perasa ini umumnya bertahan sampai penyakit biang utama mulut terasa pahit seperti pilek, radang tenggorokan, atau flu diobati atau sembuh.
Gunakan pakaian yang tepat. Hindari memakaikan pakaian yang terlalu tebal pada anak. Pasalnya, pakaian yang terlalu tebal justru dapat mencegah panas tubuh anak keluar, sehingga demam anak bisa lebih tinggi. Sebaiknya, gunakan pakaian yang lebih tipis karena dapat membantu panas dari dalam tubuh keluar lebih mudah. 4. Atur suhu ruang.
Berikut ini adalah beragam makanan penurun panas demam yang baik dikonsumsi: 1. Sup ayam. Sup ayam baik dikonsumsi sebagai makanan penurun panas demam karena mampu menyediakan nutrisi dalam jumlah besar yang dibutuhkan tubuh saat sakit. Melansir Health Line, sup ayam adalah makanan sumber vitamin, mineral, kalori dan protein yang baik
Berhenti Merokok. Jika ingin kondisi badan lemas karena asam lambung terobati, jauhilah rokok. Selain buruk untuk paru-paru, rokok juga tidak baik bagi kesehatan lambung. Rokok mengandung nikotin yang menyebabkan peningkatan asam lambung. Lebih buruk lagi, perokok memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami ulkus lambung.
Kurang tidur dapat menurunkan imunitas tubuh. Penting untuk mencukupi kebutuhan tidur sesuai dengan usia Anda. Umumnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7-8 jam, dan remaja membutuhkan waktu tidur sekitar 9-10 jam. Hindari stres. Stres yang tidak terkendali bisa meningkatkan produksi hormon kortisol.
a7ngThb.
gambar lagi gak enak badan sakit