Perubahanyang terjadi di era global saat ini lazim disebut dengan modernisasi dan globalisasi. perdagangan, maupun sosial budayanya. Salah satu bentuk modernisasi di bidang pertanian adalah dengan adanya teknik-teknik pengolahan lahan yang baru dengan menggunakan mesin-mesin, pupuk dan obat-obatan, irigasi teknis, varietas-varietas
Satuindikasi yang bisa kita temui adalah gaya hidup dan fesyen yang saat ini kurang mencerminkan nilai leluhur bangsa kita. Hal ini dikarenakan akibat dari masuknya pengaruh globalisasi dan modernisasi itu sendiri. Masalah-masalah perubahan sosial yang terjadi di kalangan masyarakat terkadang berdampak dengan sangat cepat sehingga bentuk
Dalamalur pikir ini pulalah sehingga dalam perkembangan selanjutnya, khususnya menjelang akhir abad ke-20, muncul pendapat dari sekelompok ahli yang berbicara mengenai era pasca modernisasi atau Post-modernity (Jean-Francois Lyotard, 1985).Nampaknya, masalah utama yang menyebabkan berbagai perbedaan pendapat tentang perubahan sosial yang terjadi ini ialah karena kita peristiwa-peristiwa yang
Perubahansosial-budaya yang terjadi karena penggunaan berbagai peralatan canggih di masa modernisasi memberikan manfaat yang sangat besar. Di antaranya adalah terjadi efektivitas dalam penggunaan pikiran, tenaga, ataupun waktu. Hal ini tentunya membuat segala kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan lebih mudah. 2.
Paraofficials ini adalah agent dari para pembuat kebijakan. Namun pada kenyataannya, yang terjadi adalah masalah pemerintah yang seharusnya menjadi agent justru menjadi principle dari pelaksanaan reformasi birokrasi." (Batley 2004). Dengan adanya pendekatan tersebut, maka dapat dilihat bagaimana korelasi antara pembuat kebijakan dan mensyarakat.
RP2B. Daftar Isi1 Pengertian Modernisasi2 Sejarah Modernisasi3 Teori Teori Harrod – Domar Modal dan Teori Max Weber Etika Teori David McCleland Dorongan Berprestasi atau Teori Rostow Lima Tahap Pembangunan4 Syarat-Syarat Suatu Modernisasi5 Gejala Modernisasi di Indonesia6 Ciri-ciri Aspek Struktur Organisasi Sosial7 Tujuan Modernisasi8 Dampak-dampak Dampak Positif Dampak Negatif Modernisasi9 Hubungan Modernisasi dengan Dunia Koordinasi Tim yang Fleksibel10 Sikap Mental Manusia Modern11 Solusi Moderenisasi Modernisasi adalah suatu proses perubahan atau transformasi dari keadaan tradisional menuju ke masyarakat yang lebih maju atau modern. Menurut Widjojo Nitisastro, seorang ekonom asal Indonesia, modernisasi merupakan transformasi total dari kehidupan tradisional atau pra modern dalam hal organisasi sosial serta teknologi ke arah yang modern. Sejarah Modernisasi Teori modernisasi lahir sebagai tanggapan ilmuwan sosial Barat terhadap Perang Dunia II. Teori ini muncul sebagai upaya Amerika untuk memenangkan perang ideologi melawan sosialisme yang pada waktu itu sedang populer. Bersamaan dengan itu, lahirnya negara-negara merdeka baru di Asia, Afrika, dan Amerika Latin bekas jajahan Eropa melatar belakangi perkembangan teori ini. Negara adidaya melihat hal ini sebagai peluang untuk membantu Negara Dunia Ketiga sebagai upaya stabilitas ekonomi dan awal perumusannya tahun 1950-an, aliran modernisasi mencari bentuk teori dan mewarisi pemikiran-pemikiran dari teori evolusi dan fungsionalisme. Teori evolusi dan fungsionalisme pada waktu itu dianggap mampu menjelaskan proses peralihan masyarakat tradisional menuju masyarakat modern di Eropa Barat, selain juga didukung oleh para pakar yang terdidik dalam alam pemikiran struktural-fungsionalisme. Teori evolusi menggambarkan perkembangan masyarakat sebagai gerakan searah seperti garis lurus. Kita dapat melihatnya dalam karya-karya Spencer dan Comte. Teori fungsionalisme dari Talcott Parsons beranggapan bahwa masyarakat tidak ubahnya seperti organ tubuh manusia yang memiliki berbagai bagian yang saling bergantung. Teori Modernisasi Berdasarkan pada teori pembagian kerja secara internasional, maka secara umum di dunia ini terdapat dua kelompok negara, yaitu kelompok negara yang memproduksi hasil pertanian dan kelompok negara yang memproduksi barang industri. Pada kedua kelompok negara ini terjadi hubungan dagang dan keduanya menurut teori diatas saling menguntungkan Teori Harrod – Domar Modal dan Investasi Roy Harrod dan Evsey Domar adalah ahli ekonomi yang berbicara tentang teori ekonomi pembangunan yang menekankan pada penyediaan modal dan investasi. Mereka berkesimpulan bahwa pembangunan akan berhasil dan terlaksana dengan baik jika pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh tingginya modal dan investasi. Teori Max Weber Etika Protestan Max Weber adalah seorang sosiolog jerman yang dianggap bapak sosiolog modern. Teori Max Weber menekankan tentang nilai-nilai budaya yang menjelaskan tentang peran agama dalam pembentukan kapitalisme. Peran agama yang dikemukakan disini mempunyai peran yang menentukan dalam mempengaruhi tingkah laku individu. Kalau nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat dapat diarahkan kepada sikap yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi, maka proses pembangunan dalam masyarakat dapat terlaksana. Teori David McCleland Dorongan Berprestasi atau n-Ach David McCleland adalah seorang ahli psikologi sosial. Teori ini menekankan pada aspek-aspek psikologi individu. Bagi McCleland, dengan mendorongnya proses pembangunan berarti membentuk manusia wiraswasta dengan n-Ach yang tinggi. Kalau manusia wiraswasta ini dapat dibentuk dalam jumlah yang banyak, maka proses pembangunan dalam masyarakat tersebut dapat terlaksana dengan baik. Teori Rostow Lima Tahap Pembangunan Rostow, seorang ekonomi Amerika Serikat, menjadi bapak teori pembangunan dan pertumbuhan. Teori mempengaruhi model pembangunan di hampir semua dunia ketiga. Pikiran Rostow pada dasarnya dikembangkan dalam konteks perang dingin serta membendung pengaruh sosialisme. Itulah makanya pikiran rostow pertama dituangkan dalam makalah secara jelas sebagai manifesto non-komunis. Syarat-Syarat Suatu Modernisasi Selain dorongan modernisasi, terdapat pula syarat-syarat modernisasi. Menurut Soerjono Soekanto, syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut Cara berpikir ilmiah scientific thinking yang sudah melembaga dan tertanam kuat dalam kalangan pemerintah maupun masyarakat luas. Sistem administrasi Negara yang baik dan benar-benar mewujudkan birokrasi Sistem pengumpulan data yang baik, teratur, dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu seperti BPS Badan Pusat Statistik. Penciptaan iklim yang menyenangkan favourable terhadap modernisasi terutama media massa. Tingkat organisasi yang tinggi, terutama disiplin diri. Sentralisasi wewenang dalam perencanaan social social planning yang tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan. Gejala Modernisasi di Indonesia Gejala-gejala modernisasi dapat ditinjau dari berbagai bidang modernisasi kehidupan manusia berikut ini Bidang budaya; ditandai dengan semakin terdesaknya budaya tradisional oleh masuknya pengaruh budaya dari luar, sehingga budaya asli semakin pudar. Bidang politik; ditandai dengan semakin banyaknya Negara yang lepas dari penjajahan, munculnya Negara-negara yang baru merdeka, tumbuhnya Negara-negara demokrasi, lahirnya lembaga-lembaga politik, dan semakin diakuinya hak-hak. Bidang ekonomi; ditandai dengan semakin kompleksnya kebutuhan manusia akan barang-barang dan jasa sehingga sektor industri dibangun secara besar-besaran untuk memproduksi barang. Bidang sosial; ditandai dengan semakin banyaknya kelompok baru dalam masyarakat, seperti kelompok buruh, kaum intelektual, kelompok manajer, dan kelompok ekonomi kelas kelas menengah dan kelas atas. Ciri-ciri Modernisasi Perubahan pada unsur-unsur sosial, ekonomi, dan psikologi manusia Perubahaan itu bergerak dengan pola yang baru lewat sosialisasi dan juga pola perilaku dalam aspek kehidupan modern, contohnya urbanisasi, peningkatan pendapatan, dan penggunaan teknologi. Aspek Struktur Organisasi Sosial Perubahan yang terjadi pada unsur-unsur masyarakat dan pul norma kemasyarakatan yang terwujud karena adanya hubungan antar warga dalam masyarakat. Perubahan ITU biasanya Berkaitan dengan norma sosial, pelapisan sosial, interaksi sosial, wewenang, lembaga kemasyarakatan, dan kekuasaaan. Tujuan Modernisasi Tujuan dari modernisasi ini adalah guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara umum. Proses modernisasi tersebut akan ditandai dengan adanya perubahan sosial yang terarah dan terencana dimana di sana ada perencanaan sosial social planning. Sebuah perencanaan sosial harus berdasarkan tentang bagaimana suatu kebudayaan bisa berkembang dari level rendah sampai ke level modern. Dampak-dampak Modernisasi Dampak Positif Modernisasi Dampak positif modernisasi yang dapat dirasakan oleh masyarakat ialah menguatnya integrasi masyarakat yang membuat masyarakat menjadi terbuka sampai interaksi antar individu di masyarakat menjadi lebih baik. Modernisasi pula memberikan dampak positif dengan meningkatnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Industri dan Transportasi yang semakin maju, dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam hal politik dan demokrasi. Dampak Negatif Modernisasi Modernisasi pun membawa dampak negatif pada masyarakat, diantaranya adalah; Munculnya kesenjangan masyarakat di bidang ekonomi dan sosial. Terjadinya pencemaran lingkungan alam. Adanya peningkatan kriminalitas. Hubungan Modernisasi dengan Dunia Bisnis Sekarang penentu performa bisnis tak hanya terpacu pada kelengkapan kantor dan alat produksi. Jaman semakin modern dan kebutuhan konsumen bergerak cepat. Malahan sekarang mereka cenderung lebih menyukai blanja online daripada harus panas-panasan di tengah kemacetan hanya demi membeli sebuah barang. Kalau ada aplikasi dan toko online, kenapa tidak pakai saja langsung? Hal ini berdampak langsung pada performa bisnis. Jika hanya mengandalkan promosi konvensional memasang baliho, menyebarkan brosur dan berbagai teknik pemasaran konvensional saja, rasanya tak cukup Atau mungkin bisa gagal. Teknologi sangat berperan besar untuk meningkatkan penjualan ini dapat menghemat biaya promosi yang begitu besar. Karena itu, tak ada salahnya mencoba mengelola website untuk pusat informasi, menyediakan aplikasi mobile supaya konsumen mudah berbelanja atau bergabung di dunia marketplace agar dapa menjangkau banyak konsumen di luar sana. Selain itu, teknologi juga dapat menjadi alat penting untuk tau tren konsumen. Kita jadi tahu kekurangan produk lewat layanan customer care dan perbaikan dapat segera dilakukan. Ingat, kita sedang berhadapan dengan generasi yang memiliki mobilitas tinggi dan kebutuhan pelayanan cepat sangat disukai. Karena itu sentuhan teknologi dalam setiap bidang usaha menjadi hal sangat penting. Sekecil apa pun bisnis yang didirikan, customer care sangat berperan penting untuk menjangkau kekurangan suatu produk yang sudah dilepaskan ke pasar. Hal Ini juga untuk meminimalisir kesalahan produksi serta meningkatkan kepuasan konsumen. Kenapa bisa? Karena dengan membentuk bidang ini kedekatan kita dengan konsumen semakin erat. Mereka merasa lebih diperhatikan ketika mengalami kesulitan dan mengajukan komplain. Kekurangan produk pun juga dapat segera diperbaiki. Disamping itu, bidang ini juga tidak dapat dilepaskan dari yang namanya teknologi. Aktif di media sosial serta layanan chating di setiap website menjadi tren baru ketimbang lewat telpon atau email. Anda dapat mencari seorang admin fan page yang merangkap menjadi customer service. Tugaskan kru tersebut untuk aktif di media sosial dengan melayani keluhan konsumen. Kita tau jika sekarang konsumen lebih suka “ngomel” di status FB atau Instagram, Cara terebut juga lebih efektif untuk menjalin kedekatan. Tidak selalu soal menjawab komplain, sesekali membagikan tips dan kuis kecil juga dapat menarik pengunjung secara organik. Koordinasi Tim yang Fleksibel Lagi-lagi kita kembali ke syarat pertama dimana teknologi benar-benar berperan penting, termasuk untuk tim inti dan juga karyawan. Dengan munculnya teknologi berbasis Cloud, hal tersebut memungkinkan Anda serta tim untuk melakukan koordinasi kapan saja dan dimana saja. Bahkan dengan perangkat apa saja tanpa harus datang ke kantor. Anda jadi dapat menghemat lebih banyak waktu dan menjadikan tim semakin produktif walaupun di luar kantor. Selain 3 aspek di atas,training karyawan secara berkala pun perlu. Hal ini tidak selalu soal pengenalan tool baru yang dipakai, namun sistem baru yang nanti akan membantu kinerja karyawan supaya lebih baik. Jangan pernah capek meluangkan waktu untuk membantu karyawan supaya berkembang mengikuti arus modernisasi. Hal Ini nantinya juga membantu perkembangan bisnis Anda. Sikap Mental Manusia Modern Selain syarat-syarat di atas, agar modernisasi berjalan lancar perlu dukungan kebudayaan masyarakat. Kebudayaan suatu masyarakat dapat menjadi pendorong sekaligus penghambat proses modernisasi.. karena itu, sikap mental dan nilai budaya suatu masyarakat sangat menentukan diterima atau ditolaknya suatu perubahan atau modernisasi. Sikap mental yang dapat menjadi pendorong proses modernisasi antara lain adalah rajin, tepat waktu, dan berani mengambil resiko. Solusi Moderenisasi Solusi yang paling ampuh untuk mengatasi semua dampak negatif moderenisasi salah satunya adalah dengan cara membangkitkan, mengedepankan, dan menerapakan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat di tiap-tiap daerah di Indonesia, karena rakyat Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dengan adat istidat berbeda-beda dan tentunya setiap suku bangsa memiliki kearifan lokal khas tersendiri. Secara umum kearifan lokal yang dimiliki bangsa Indonesia adalah budaya gotong royong, toleransi, simpati, dan empati yang telah terpupuk sejak zaman nenek moyang. Dalam literatur-literatur sejarah mulai dari zaman pra sejarah, kerajaan Hindhu-Budha, kerajaan Islam sampai zaman pergerakan nasional bangsa Indonesia terkenal dengan kearifan lokal dalam bentuk budaya–budaya positif yang telah disebutkan di atas. Contoh nyata tentang keampuhan penerapan nilai-nilai kearifan lokal adalah ketika gempa bumi mengguncang Yogyakarta, warga Yogyakarta bahu membahu dengan pemerintah dan relawan membangun kembali Yoyakarta yang telah luluh lantak, proses rekonstruksi pasca gempa di Yogyakarta merupakan rekonstruksi pasca gempa paling cepat di Indonesia. Pendididikan tentang kearifan lokal sangat perlu untuk diberikan kepada para generasi muda penerus bangsa sehingga ketika mereka dewasa nanti mereka tidak melupakan kearifan lokal warisan nenek moyangnya dan siap menghadapi tantangan zaman serta proses moderenisasi tiada henti. Dalam proses pendidikan ini sangat diperlukan dukungan dari berbagai pihak, terutama dari orang tua, dan guru di Sekolah, sebagai pihak pengganti orang tua bagi siswa-siswinya. Orang tua berperan sebagai guru utama dan pemberi suri tauladan uswatun hasanah yang baik bagi anaknya dalam proses penerapan nilai-nilai kearifan lokal sehingga tidak terjadi kesenjangan yang tinggi antara teori dan praktek dilapangan, dan guru berperan memberikan pendidikan tentang kearifan lokal secara formal melalui pelajaran di Sekolah. demikianlah pembahasan artikel kali ini mengenai Apa itu Modernisasi Pengertian, Sejarah, Teori, Syarat, Gejala, Ciri, Tujuan, Dampak, Sikap Mental, Solusi, Hubungan Dengan Bisnis, semoga bermanfaat.
Modernisasi adalah hal yang tak terelakkan pada zaman ini. Hal ini menciptakan perubahan dan kemajuan yang besar terhadap seluruh elemen di masyarakat. Adanya fenomena ini, membuat masyarakat bersama-sama menuju pola kehidupan yang lebih hal yang lebih modern akan tampak sangat baik untuk kepentingan umat manusia. Tapi juga ada hal yang patut diwaspadai dari modernisasi yang terjadi. Apa yang dimaksud modernisasi itu?Dalam artikel ini LinovHR telah merangkum pembahasan mengenai apa itu modernisasi mulai dari pengertian, syarat, gejala perubahan, hingga itu Modernisasi?Syarat-Syarat ModernisasiGejala-Gejala ModernisasiContoh dari ModernisasiDampak Positif ModernisasiDampak Negatif ModernisasiKesimpulanPengertian ModernisasiBerikut beberapa pengertian modernisasi menurut pakar atau ahliMenurut JW School, arti modernisasi adalah sebuah transformasi atau perubahan yang terjadi dalam masyarakat dalam berbagai aspek. JW School menjabarkan modernisasi merupakan proses perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Sementara Wilbert E. Moore, modernisasi adalah sebuah transformasi penuh pada kehidupan bersama yang tradisional dalam ranah teknologi dan organisasi sosial menuju suatu pola-pola ekonomis dan politis, yang dimana menjadi sebuah ciri dari negara barat yang stabil. Menurut Soerjono Soekanto Sosiologi suatu pengantar menyebutkan bahwa modernisasi adalah bentuk dari suatu perubahan sosial yang sistematis dan terstruktur yang berakar pada suatu perencanaan atau disebut juga social ModernisasiMasih menurut Soerjono Soekanto terdapat juga syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam modernisasi, yakniPola pikir ilmiah scientific thinking yang sudah melekat kuat dalam kalangan pemerintah dan masyarakat administrasi negara yang baik dan sungguh-sungguh mewujudkan pengumpulan data yang baik, sistematis, dan terpusat pada sebuah lembaga tertentu seperti BPS Badan Pusat Statistik.Ciptakan iklim yang menyenangkan terhadap modernisasi, khususnya media organisasi tinggi khususnya perilaku kedisiplinan wewenang dalam perencanaan sosial yang tidak memprioritaskan kepentingan pribadi atau ModernisasiModernisasi dapat mempengaruhi berbagai bidang kehidupan suatu negara sehingga menimbulkan gejala-gejala, seperti dibawah industrialisasi terjadi di sebuah negara, masyarakat mulai melepaskan ekonomi pedesaan dan pertanian tradisional dan lahan mereka beralih fungsi menjadi industrialisasi. Sehingga banyak pabrik-pabrik baru di daerah industrialisasi mengambil alih suatu negara maka pusat-pusat industri baru mulai berkembang. Alhasil, masyarakat yang di pedesaan bermigrasi dalam jumlah besar ke daerah-daerah perkotaan dengan harapan akan mendapatkan banyak uang dan bisa kembali lagi ke Media MassaModernisasi membawa dampak yang cukup besar terhadap perkembangan media massa. Media massa meliputi, koran, periklanan, film, TV, dan lain-lain. Melalui berbagai fasilitas tersebut, masyarakat jadi tercerahkan dan mendapatkan informasi yang cukup. Partisipasi PolitikModernisasi juga mempengaruhi sektor politik di suatu negara. Hal tersebut ditunjukan dengan banyaknya masyarakat yang ingin belajar tentang politik. Dengan belajar politik, masyarakat jadi lebih bijak menggunakan hak pilih dari ModernisasiBerikut sederet contoh modernisasi di Indonesia yang mempengaruhi beberapa aspek, antara lainBidang TeknologiModernisasi yang terjadi menyebabkan kemajuan teknologi yang sangat pesat dalam berbagai bidang teknologi yang meliputi devices.Saluran sebagainya. Teknologi baru yang berkembang ini akan membuat proses pekerjaan menjadi lebih efisien, cepat, rendah risiko, dan lebih cepat mencapai tujuan. Bidang EnergiContoh modernisasi selanjutnya adalah di bidang energi. Hal ini akan menyebabkan perubahan dalam penggunaan energi. Sumber energi yang digunakan saat ini harganya jauh lebih murah dan dampaknya rendah terhadap lingkungan sehingga aman digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Contohnya penggunaan energi tenaga surya untuk perumahan atau TransportasiSelain menyebabkan perubahan besar dalam bidang teknologi dan energi, modernisasi juga menyebabkan perubahan dalam bidang transportasi. Moda transportasi yang digunakan masyarakat modern jauh lebih cepat, murah, dan aman dengan dampak yang rendah terhadap lingkungan. Contohnya transportasi umum seperti transjakarta yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan. Dalam Proses BisnisSumber berjalannya waktu, ide-ide yang inovatif mulai disebarluaskan, diuji, dan diaplikasikan ke berbagai sektor bisnis sehingga proses dan praktik bisnis semakin meningkat. Dengan demikian, proses bisnis ikut berkembang pesat. Produk dan LayananModernisasi juga menyebabkan perubahan pada beberapa industri, produk dan layanan pun berkembang pesat sehingga perusahaan perlu memodernisasi produk mereka beberapa kali dalam setahun. Kultur OrganisasiPerubahan yang terjadi juga berpengaruh terhadap kultur organisasi atau perusahaan. Sehingga sebuah organisasi atau perusahaan perlu melakukan perubahan norma, nilai-nilai, dan ekspektasi agar sesuai dengan perubahan di Juga Pengertian Manajemen Organisasi, Tujuan dan FungsiKualitas HidupContoh dari modernisasi berikutnya adalah peningkatan dalam kesejahteraan manusia yang meliputi hidup. dan beberapa hal modernisasi akan membantu meningkatkan kualitas hidup di tengah Positif ModernisasiModernisasi tentunya memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan masyarakat. Berikut beberapa dampak positifnyaPeningkatan dalam Fasilitas MedisDampak positif yang dapat dirasakan langsung masyarakat adalah fasilitas kesehatan yang meningkat. Hal tersebut ditunjukan dengan keberadaan rumah sakit yang tersebar di seluruh daerah dan tenaga medis yang berkualitas. Selain itu, bantuan medis dapat menjangkau banyak masyarakat dari berbagai tempat dan obat-obatan yang tersedia juga sangat lengkap berbagai penyakit. Smart CitiesModernisasi bertanggung jawab untuk menciptakan kota pintar smart cities. Salah satu contoh sederhana yaitu pemasangan kamera CCTV di setiap persimpangan ruas jalan yang berfungsi untuk memantau lalu lintas. Selain itu, dibangun pula lembaga pendidikan tinggi secara massif yang menanamkan pemikiran rasional dan ilmiah. Sehingga para mahasiswa yang lulus dari Universitas atau perguruan tinggi dapat berpartisipasi dalam penelitian dan bisnis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Smart cities biasanya dilengkapi dengan berbagai sistem transportasi modern yang mampu menampung jutaan penumpang dari satu tempat ke tempat lain. Efisiensi adalah konsep yang digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat KomunikasiModernisasi memainkan peran penting dalam penemuan internet. Perkembangan internet yang semakin maju berpengaruh terhadap kualitas komunikasi. Seperti saat ini, sebagian masyarakat modern dapat berkomunikasi satu sama lain melalui smartphone atau tablet. Masyarakat modern dapat mengakses situs web dan mendapatkan informasi tentang apapun sesuai dengan kebutuhannya. Dengan demikian, modernisasi berpengaruh besar dalam perubahan sistem komunikasi yang terjadi di kalangan Juga Pengertian Decision Tree, Kelebihan dan KekurangannyaDampak Negatif ModernisasiSelain memberikan dampak positif, modernisasi juga memberikan dampak negatif untuk kehidupan sosial dan masyarakat. Berikut KulturPeningkatan modernisasi telah menyebabkan adanya penciptaan teknologi baru yang bisa mengubah struktur sosial ekonomi masyarakat. Perubahan struktur ini menjadi tantangan untuk generasi baru menghadapi generasi sebelumnya yang mempertahankan nilai-nilai yang sudah merupakan perubahan area hutan menjadi sebuah lahan untuk aktivitas manusia. Meningkatnya urbanisasi telah menyebabkan penebangan pohon dan hutan yang massif sehingga lahan hijau semakin berkurang. Pada akhirnya, banyak hewan liar yang kehilangan habitatnya dikarenakan modernisasi. Maka dari itu, proses modernisasi harus memperhatikan deforestasi agar tidak merugikan masyarakat di kemudian MeningkatDampak negatif modernisasi selanjutnya adalah peningkatan polusi di tengah masyarakat. Hal ini karena berbagai industri manufaktur yang beroperasi akan menambah buruk keadaan. Meskipun negara sudah menetapkan hukum yang legal namun penerapannya tidak efektif karena banyaknya masalah ekonomi dan juga PendapatanModernisasi telah menyebabkan kesenjangan besar antara yang mampu dan tidak mampu. Hasilnya, sebagian masyarakat tidak setuju dengan kebijakan ekonomi yang disusun pemerintah sehingga mengakibatkan peningkatan kejahatan dan gerakan politik. KesimpulanModernisasi merupakan sebuah perubahan dalam masyarakat yang tidak bisa kita hindari. Sebab, perubahan dari tradisional ke arah modern juga banyak memberikan manfaat kepada manusia dalam berbagai bidang. Namun, konsep modernisasi harus digunakan secara konstruktif dan berfokus pada pembangunan yang merata. Referensi
Jakarta - Modernisasi muncul seiring perkembangan zaman. Modernisasi turut berpengaruh terhadap perubahan sosial budaya bagi masyarakat Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, modernisasi adalah proses pergeseran sikap dan mentalitas sebagai warga masyarakat untuk dapat hidup sesuai dengan tuntutan masa kini. Modernisasi juga dapat diartikan sebagai perubahan ke arah yang lebih Antropolog Indonesia, Koentjaraningrat, mendefinisikan modernisasi sebagai usaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan konstelasi dunia sekarang. Dikutip dari buku Sosiologi Memahami dan Mengkaji Masyarakat oleh Janu Murdiyatmoko, modernisasi bersifat preventif dan beberapa syarat untuk menciptakan sebuah modernisasi. Menurut Soerjono Soekanto, modernisasi dapat terjadi dengan 6 syarat berikut ini1. Cara berpikir ilmiah yang bersifat institusional dalam Sistem administrasi negara yang baik dan benar-benar mewujudkan Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur, terpusat pada suatu lembaga atau badan hukum Penciptaan iklim yang baik dari masyarakat terhadap modernisasi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan alat-alat komunikasi Tingkat organisasi yang Sentralisasi pemusatan wewenang dalam pelaksanaan perencanaan disebabkan oleh dorongan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan meningkatkan produksi, mendapatkan nilai tambah, hingga dorongan untuk hidup lebih praktis dan umum, modernisasi memiliki pengaruh positif dan negatif terhadap perubahan sosial budaya masyarakat. Dilansir dari laman Sumber Belajar Kemendikbud, berikut pengaruh positif modernisasi terhadap perubahan sosial Perubahan Tata Nilai dan SikapTata nilai merupakan cara berpikir atau aturan yang berpengaruh terhadap tindakan dan tingkah laku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Tata nilai inilah yang kemudian menjadi pedoman dalam bertingkah laku. Setidaknya ada 9 perubahan sosial budaya dalam tata nilai dan sikap akibat pengaruh modernisasi, sebagai berikut1. Memiliki pikiran state of mind terbuka terhadap pengalaman Memiliki kesanggupan membentuk dan menghargai Berorientasi ke masa Melakukan Percaya terhadap ilmu Memiliki keyakinan bahwa segala sesuatu dapat Menghargai orang lain atas Memiliki perhatian terhadap persoalan politik dalam Mengejar fakta dan Melakukan pengambilan keputusan dengan akal Pola pikir masyarakat semakin logis dan Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan TeknologiPerkembangan ilmu pengetahuan membawa perubahan yang cepat dalam bidang teknologi. Modernisasi membawa masyarakat pendukungnya untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan. Hal tersebut dapat dilihat dari semakin besarnya minat masyarakat terhadap ilmu memiliki nilai kebermanfaatan tinggi bagi produktivitas. Pemanfaatan teknologi tersebut dapat memudahkan dan membuat waktu operasional lebih efektif. Berikut beberapa perubahan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologiBidang Transportasi1. Menghemat waktu dalam Menghemat tenaga3. Menghemat ongkos atau biaya transport4. Memberikan kenyamanan dan keamanan dalam perjalananBidang Pendidikan1. Munculnya media-media elektronik sebagai sumber Pemenuhan kebutuhan sekolah dapat dipenuhi dengan cepat, seperti penggandaan soal ujian dengan adanya mesin Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemanfaatan Pertanian1. Petani akan lebih mudah dan cepat dalam mengolah lahan mereka2. Hasil yang diperoleh oleh petani lebih beragam produk dan lebih melimpah3. Meningkatkan efektivitas sehingga terjadi efisiensiBidang Ekonomi1. Pertumbuhan ekonomi yang semakin Terjadinya Produktifitas dunia industri semakin Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang Meningkatnya Efektivitas dan EfisiensiPerubahan sosial budaya dalam rangka modernisasi bangsa Indonesia dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi setiap kegiatan. Efektivitas digunakan untuk mengukur keberhasilan dalam mencapai tujuan. Modernisasi membawa pengerjaan sesuatu dengan cara cepat dan tepat dan efisien. Secara umum efektivitas dan efisiensi terjadi pada tiga hal berikut1. Efektivitas dalam menggunakan Efektivitas dalam menggunakan Efektivitas dalam menggunakan sosial budaya akibat modernisasi dapat memudahkan terpenuhinya segala kebutuhan manusia, ya detikers! Simak Video "Google Sediakan 11 Ribu Beasiswa Pelatihan untuk Bangun Talenta Digital" [GambasVideo 20detik] kri/nwy
Membahas kemajuan teknologi, tentu tak lepas dari adanya perubahan dalam kehidupan masyarakat. Transformasi dari keadaan kurang berkembang hingga menjadi masyarakat yang lebih maju, merupakan hal yang wajar terjadi karena adanya modernisasi. Saat ini, kita semua telah memasuki era modernisasi. Lalu apakah definisi dan dampak dalam keseharian? Simak artikel berikut ini untuk mengetahuinya, Sedulur! BACA JUGA Ciri Ciri Negara Maju Beserta Karakteristik & Contohnya iStock Modernisasi adalah sebuah tranformasi yang terjadi karena adanya perubahan sistem kehidupan masyarakat dari kehidupan tradisional menjadi kehidupan modern. Modernisasi dapat terjadi pada semua kalangan masyarakat, baik yang selama ini sudah tinggal di daerah kota maupun desa. Modernisasi berasal dari Bahasa Latin modernus yang juga berasal dari kata modo yaitu cara dan ermus yang menunjukan periode waktu pada masa kini. Dengan demikian, modernisasi merupakan suatu perubahan yang dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan masa kini. BACA JUGA Pengertian Tim Afirmasi dalam Unsur – Unsur Debat 2. Sejarah iStock Sejarah modernisasi diawali dari munculnya Amerika Serikat AS sebagai kekuatan paling dominan dunia setelah Perang Dunia II. Saat yang hampir bersamaan, Uni Soviet juga mencoba memperluas pengaruh politiknya ke seluruh dunia sehingga mendorong Amerika Serikat untuk mengimbangi hal tersebut melalui pengaruhnya di dunia. Setelah itu, banyak negara-negara baru merdeka yang mencari role model pembangunan untuk kemudian digunakan sebagai contoh untuk membangun negaranya. 3. Teori iStock Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata berarti proses pergeseran sikap dan mentalitas sebagai warga masyarakat untuk dapat hidup sesuai dengan tuntutan masa kini. Teori modernisasi juga disampaikan oleh beberapa ahli, antara lain adalah. 1. Teori Harrod–Domar Tabungan & Investasi menyatakan bahwa salah satu masalah dalam modernisasi adalah masalah kekurangan modal. Oleh karena itu, jika ada modal dan diinvestasikan, hasilnya adalah pembangunan ekonomi yang samakin maju. Prinsip teori ini adalah kekurangan modal, tabungan dan investasi dapat menjadi masalah utama pembangunan. 2. Teori Max Weber Etika protestan membahas mengenai masalah manusia yang dibentuk oleh nilai-nilai budaya di sekitarnya, terutama oleh nilai-nilai agama. Etika protestan yang dikemukakan Weber adalah cara bekerja yang keras dan sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan yang besar. 3. Teori David McClelland Dorongan berprestasi. McClelland terkenal dengan konsepnya “the need for achievement” kebutuhan atau dorongan untuk berprestasi. Teori ini menyatakan bahwa dalam suatu masyarakat yang memiliki banyak dorongan berprestasi yang tinggi, akan dapat diharapkan masyarakat untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. 4. Teori W. W. Rostow membagi proses ini menjadi lima tahap pembangunan Masyarakat tradisional Prakondisi untuk lepas landas Lepas landas Begerak ke kedewasaan Zaman konsumsi masal yang tinggi BACA JUGA Pengertian Firma Ciri-ciri, Jenis, Kelebihan & Kekurangannya 4. Asumsi teoritis iStock Mordernisasi merupakan proses yang bertahap Proses homogenisasi Mordernisasi kadang berwujud dalam bentuk lahirnya, yakni sebagai proses Eropanisasi dan Amerikanisasi atau yang lebih dikenal dengan istilah bahwa modernisasi sama dengan barat Mordernisasi dapat dilihat sebagai proses yang tidak bergerak mundur Perubahan yang sangat progresif Memerlukan waktu panjang. Perubahan yang terjadi adalah evolusioner, bukan revolusioner 5. Gejala iStock Partisipasi politik. Modernisasi hampir selalu mempengaruhi sektor politik di suatu negara. Hal tersebut ditunjukan dengan banyaknya masyarakat yang ingin belajar mengenai politik. Masyarakat yang melek politik akan menjadi lebih bijak dalam menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin. Industrialisasi. Ketika industrialisasi terjadi di sebuah negara, maka masyarakat akan mulai melepaskan ekonomi pedesaan dan pertanian tradisional. Mereka akan membuat lahan beralih fungsi menjadi lokasi industri. Hal semacam ini menimbulkan banyaknya pabrik-pabrik baru yang berada di daerah pedesaan. Urbanisasi. Akibat adanya industrialisasi yang mengambil alih suatu negara, maka pusat-pusat industri baru akan mulai berkembang. Alhasil, masyarakat yang dulunya berada di pedesaan akan bermigrasi dalam jumlah besar ke daerah-daerah perkotaan. Perpindahan mereka didasari dengan harapan akan mendapatkan banyak uang dan dapat kembali lagi ke desa dengan sosok yang sukses. Perkembangan media massa. Modernisasi juga menimbulkan gejala besar terhadap perkembangan media massa. Media massa yang meliputi, koran, TV, periklanan, dan film mampu membuat masyarakat menjadi tercerahkan dan mendapatkan informasi yang cukup. 6. Ciri-ciri iStock Didasarkan pada dikotomi antara modern dan tradisional. Modern dianggap sebagai simbol dari kemajuan, cara kerja yang efesien, dan pemikiran yang rasional. Didasarkan pada faktor-faktor nonmaterial yang dapat menjadi penyebab kemiskinan, yaitu dunia ide dan atau alam pemikiran. Faktor-faktor yang mendorong atau menghambat pembangunan harus dicari di dalam negara-negara yang bersangkutan. Biasanya bersifat a-historis. Hukum-hukumnya sering dianggap berlaku secara universal dan dapat diberlakukan tanpa memperhatikan faktor waktu ataupun faktor tempat. BACA JUGA Pengertian Router Beserta Fungsi, Jenis & Cara Kerjanya 7. Syarat modernisasi menurut Soerjono Soekanto iStock Sistem administrasi negara harus baik dan sungguh-sungguh dalam mewujudkan birokrasi Pola pikir ilmiah scientific thinking harus sudah melekat kuat dalam kalangan pemerintah dan masyarakat luas Negara harus mampu menciptakan iklim yang menyenangkan terhadap modernisasi, khususnya media massa Sistem pengumpulan data harus sudah baik, sistematis, dan terpusat pada sebuah lembaga tertentu. Contohnya seperti BPS Badan Pusat Statistik Tingkat organisasi masyarakatnya tinggi, khususnya pada perilaku kedisiplinan diri Memusatkan wewenang dalam perencanaan sosial yang tidak memprioritaskan kepentingan pribadi atau golongan 8. Faktor modernisasi iStock Adanya penemuan, perkembangan, serta penguasaan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi Perkembangan di bidang politik dan ideologi untuk mencapai demokratisasi Perkembangan di bidang keagamaan atau pelaksanaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kemajuan di bidang industri dan pertanian Kemajuan di bidang perekonomian dengan penerapan sistem efesiensi dan produktivitas Tercapainya stabilitas nasional yang membuat masyarakat hidup aman. tentram, dan damai 9. Proses iStock Proses modernisasi merupakan suatu proses perubahan yang direncanakan. Proses ini melibatkan semua kondisi atau nilai-nilai sosial dan kebudayaan secara integratif. Proses ini harus memahami dan menyadari bahwa terdapat sistem nilai yang berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan, baik sebagai norma maupun sebagai nilai. Norma memiliki skala keberlakuan yang tergantung pada aspek waktu, ruang dan nilai skala keberlakuannya bersifat lebih universal. Sementara nilai yang bersifat universal, yang pada masyarakat modern akan mendominasi dan mengisi semua mosaik kehidupan masyarakat yang bersangkutan. 10. Contoh modernisasi iStock Teknologi. Perubahan yang terjadi menyebabkan kemajuan teknologi yang sangat pesat dalam berbagai bidang teknologi yang meliputi, infrastruktur. sistem teknologi, mesin, perangkat lunak maupun keras, dan saluran komunikasi. Teknologi baru yang berkembang ini akan membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien serta rendah risiko. Dengan demikian, orang-orang akan lebih cepat dalam mencapai tujuan. Energi. Contoh yang kedua adalah pada bidang energi. Hal ini akan menyebabkan perubahan dalam penggunaan energi. Dengan penguasaan IPTEK yang baik, akan memunculkan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. Sebagai contoh penggunaan energi surya untuk perumahan maupun industri yang jauh lebih murah dari segi harga dan memiliki dampak rendah terhadap lingkungan sehingga aman digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Transportasi. Contoh selanjutnya adalah bidang transportasi yang mengalami perubahan besar-besaran. Masyarakat kini dapat menikmati moda transportasi yang jauh lebih cepat, murah, dan aman. Contohnya adalah bus trans di beberapa kota besar di Indonesia yang yang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan serta MRT dan KRL yang mampun mempercepat waktu perjalanan. BACA JUGA Gamelan Sejarah, Fungsi, Jenis & Cara Memainkannya 11. Dampak positif iStock Dampak modernisasi dari sisi positifnya adalah sebagai berikut. Terciptanya smart city atau kota pintar. Salah satu contoh sederhananya yaitu adanya pemasangan kamera CCTV pada setiap persimpangan ruas jalan untuk memantau lalu lintas dan pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara nakal. Selain itu, pembangunan lembaga pendidikan tinggi dilakukan secara massif untuk menanamkan pemikiran rasional dan ilmiah. Dengan demikian, para mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi dapat langsung berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat melalui penelitian dan bisnis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kualitas komunikasi. Modernisasi memainkan peran penting dalam penemuan internet yang kita nikmati saat ini. Perkembangan internet yang semakin maju akan berpengaruh juga terhadap kualitas komunikasi yang dicontohkan dengan adanya smartphone sebagian alat komunikasi masyarakat modern yang cepat dan canggih. Masyarakat modern juga dapat mengakses situs web dengan cepat untuk mendapatkan informasi tentang apapun yang diinginkan. Oleh karena itu, terdapat pengaruh besar dalam perubahan sistem komunikasi yang terjadi di kalangan masyarakat. Peningkatan dalam kesehatan. Dampak positif lainnya adalah fasilitas kesehatan yang kian memadai dan meningkat. Hal tersebut ditunjukan dengan banyaknya keberadaan rumah sakit yang tersebar di seluruh daerah dan dilengkapi dengan tenaga medis yang berkualitas. Tidak hanya itu, bantuan medis saat ini juga sudah menjangkau banyak masyarakat dari berbagai tempat, serta jenis obat-obatan semakin lengkap untuk berbagai penyakit. 12. Dampak negatif iStock Perubahan kultur. Peningkatan modernisasi menyebabkan terciptanya teknologi baru yang dapat mengubah struktur sosial ekonomi masyarakat. Perubahan struktur berpengaruh pada kultur masyarakat dan enjadi tantangan untuk generasi baru dalam menghadapi generasi sebelumnya yang masih mempertahankan nilai-nilai zaman dahulu. Deforestasi merupakan perubahan area hutan untuk dijadikan lahan aktivitas manusia. Dengan adanya urbanisasi, banyak terjadi penebangan pohon dan hutan yang massif sehingga lahan hijau semakin berkurang. Pada akhirnya, banyak hewan liar yang menjadi kehilangan habitatnya. Peningkatan polusi. Dampak negatif modernisasi selanjutnya adalah peningkatan polusi di tengah masyarakat. Hal ini disebabkan adanya berbagai industri manufaktur yang beroperasi. Meskipun negara sudah menetapkan hukum yang legal, namun penerapannya masih tidak efektif karena banyaknya masalah ekonomi maupun korupsi. Itulah pengertian beserta dampak, ciri-ciri, dan contoh modernisasi. Meskipun kita semua sudah mengalami modernisasi, tapi jangan lupa tetap melestarikan budaya baik bangsa ini ya, Sedulur! Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Yuk, unduh aplikasinya di sini sekarang! Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Langsung restok isi tokomu di sini aja!
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Modernisasi adalah proses transformasi sosial yang membutuhkan perubahan di semua aspek masyarakat, Schrool 1980. Menurut Sunito dan Sunito 2003 dalam Koentjaraningrat 1975, modernisasi adalah proses pengembangan mentalitas berorientasi masa depan, keinginan untuk mengembangkan lingkungan, penekanan tinggi pada pekerjaan manusia dan sikap serupa lainnya. Namun, modernisasi juga dapat diartikan sebagai perubahan sosial, yaitu transisi dari negara tradisional atau dari masyarakat pra-modern ke masyarakat modern. Masyarakat modern adalah masyarakat yang sebagian besar warganya memiliki nilai-nilai budaya yang berorientasi pada kehidupan yang beradab saat ini. Secara umum masyarakat modern hidup di perkotaan, sehingga disebut masyarakat termasuk salah satu negara yang tercatat sebagai negara berkembang, artinya Indonesia sedang berjuang untuk transisi dari negara yang diciptakan oleh kehidupan masyarakat tradisional ke negara maju, untuk mencapai kemajuan tersebut, berbagai pengembangan masyarakat telah kami lakukan. Yang akan kita lakukan sekarang adalah proses modernisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia agar setara dengan negara-negara modern lainnya. Oleh karena itu dalam proses modernisasi ini masyarakat kita sebenarnya berusaha untuk beradaptasi dengan perubahan global. yang telah terjadi di negara lain. Dalam lingkup modernisasi yang luas, banyak ahli yang meyakini bahwa dampak dari segala bentuk modernisasi tidak terletak pada karakteristik sosial, tetapi pada karakteristik individu, oleh karena itu modernisasi mencakup perubahan sikap dan mentalitas, pengetahuan, keterampilan, dan struktur sosial. Masyarakat sedang bergerak menuju kehidupan yang sesuai dengan kebutuhan saat ini. Masa remaja adalah masa ketika individu berintegrasi ke dalam masyarakat dewasa dan meninggalkan masa kanak-kanak yang bertanggung jawab. Kenakalan remaja adalah segala perilaku yang merupakan penyimpangan dari norma kelompok tertentu, dan perilaku tersebut dapat menyebabkan remaja ikut campur dalam masyarakat. Kenakalan remaja bersifat ilegal, anti sosial, anti moral, dan melanggar norma hanya berdampak positif namun juga Moderenisasi memiliki dampak buruk khususnya bagi remaja. Contoh dari dampak negative dari modernisasi pada kenakalan remaja adalah bergesernya nilai budaya yang telah dijunjung tinggi secara turun menurun seperti sopan santun, menghormati, taat, menjunjung tinggi adat dan budaya dan tata karma. Selain itu dampak negative lainnya adalah meningkatinya angka kriminalitas yang dilakukan oleh remaja, Kejahatan ini dapat berupa pencurian, perampokan, perampokan, pemerkosaan, penyerangan, pembunuhan, korupsi, prostitusi dan pemerasan. Proses modernisasi berdampak pada kejahatan atau kriminalitas. Pengaruh ini disebabkan oleh anomi atau disintegrasi sosial, seperti anomi atau kekosongan nilai dan norma. Kondisi abnormal memberikan peluang terjadinya masalah sosial. Faktor-faktor penyebab kejahatan antara lain krisis ekonomi, keinginan yang tidak berdasar, tekanan mental dan kebencianPeran iptek sangat penting dalam proses modernisasi. Teknologi canggih dapat mengubah gaya hidup masyarakat. Semakin tinggi tingkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki suatu masyarakat, maka kehidupan masyarakat yang bersangkutan akan semakin modern. Modernisasi mencakup perubahan sikap, mentalitas, pengetahuan, dan keterampilan. Sebagai bagian dari masyarakat kita, saat ini kita mampu meminimalkan risiko dampak negatif yang ditimbulkan oleh proses modernisasi. Dengan cara ini, orang-orang di masa depan akan lahir tidak hanya orang yang cerdas, berilmu, tetapi juga orang yang berjiwa tinggi. Pada era moderenisasi seharusnya seseorang memiliki sifat disiplin yang tinngi, menghargai waktu, hemat, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan tetap menjunjung nilai-nilai budaya yang sudah diturunkan secara turun menurun. Karena jika bukan kita lantas siapa lagi?Tugas Sosiologi Gizi 4BDestania Putri 1807026025 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
perubahan yang terjadi di era modernisasi dewasa ini adalah